Bridging you toward future generation through sustainable product
ILCAN is a voluntary initiative with the objectives to promote LCA application in Indonesia. It is a network to share information and to build capacity on LCA to interested parties in academia, government, and industry.

Our Mission

Knowledge Sharing

Knowledge Sharing

Share knowledge and technolgy among members.
Networking

Networking

Connect University, Government, Research Institutes, Industry and Community.
Competency Building

Competency Building

Develop human resources and supporting facilities.

Latest News

Dukung Implementasi Materi LCA untuk PROPER KLHK, ILCAN Jalin Kerjasama dengan Mitra

[ILCAN News, Serpong] Dalam beberapa tahun terakhir, kurikulum kompetensi teknis Life Cycle Assessment telah dikaji dan dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama sejumlah universitas, lembaga penelitian dan lembaga profesi ilmiah LCA termasuk ILCAN. Hasil kajian tersebut telah ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Peraturan Direkturat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Nomor: P.14/PPKL/ SET/ DIK.0/9/2018 tentang Materi Penilaian Daur Hidup untuk PROPER. Unit kompetensi yang dikembangkan dalam kurikulum tersebut antara lain: Menyiapkan pengetahuan dasar terhadap Penilaian Daur Hidup Menentukan batasan, tujuan, dan ruang lingkup Penilaian Daur Hidup Melaksanakan inventori Penilaian Daur Hidup Melaksanakan Penilaian Dampak Daur Hidup Melaksanakan interpretasi hasil analisis Merencanakan Suatu Program Yang Sesuai Dengan Hasil Penilaian Daur Hidup (LCA) Melakukan Evaluasi Dan Perbaikan Program Lingkungan Menyusun Laporan Penilaian Daur Hidup (LCA) Melakukan Evaluasi Dan Perbaikan Program Lingkungan +Reporting, EPD Contoh Kasus 1 Menentukan Batasan, Tujuan Penilaian, Dan Ruang Lingkup Penilaian Daur Hidup (LCA), Melaksanakan Inventori Penilaian Daur Hidup (LCA), Melaksanakan Penilaian Dampak Daur Hidup, Melaksanakan Interpretasi Hasil Analisis Contoh Kasus 2 Menentukan Batasan, Tujuan Penilaian, Dan Ruang Lingkup Penilaian Daur Hidup (LCA), Melaksanakan Inventori Penilaian Daur Hidup (LCA), Melaksanakan Penilaian Dampak Daur Hidup, Melaksanakan Interpretasi Hasil Analisis Mengoperasikan Aplikasi Piranti lunak (Software) Penilaian Daur Hidup Guna mengembangkan kompetensi tersebut di tingkat pelaksanaan, ILCAN telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi pelatihan untuk turut mendiseminasikan LCA. Beberapa yang sudah bekerja sama di antaranya. Life Cycle Indonesia – sejak 2015. Adhiwiyata Bina Lestari (ABB) – 2019 Dakara Consulting (PT.MSP) – 2019 Organisasi lain yang berminat untuk mengembangkan dan melaksanakan pelatihan LCA dapat mengirim kontak ke secretariat@ilcan.or.id (Koordinator Pengembangan Kompetensi LCA: Dr. Ellyna...

Serah Terima Ketua ILCAN

  [Berita ILCAN, Serpong] Dalam rangka regenerasi dan penyegaran organisasi, ILCAN menggelar serah terima jabatan Ketua ILCAN. Acara berlangsung pada hari Rabu (5/12) di Sekretariat ILCAN di Pusat Penelitian Kimia LIPI. Dalam acara tersebut, Ketua ILCAN pertama periode 2015-2018, Dr. Edi Iswanto Wiloso, menyerahkan jabatan ke Ketua ILCAN terpilih untuk 2019-2022, Dr. Kiman Siregar. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, pendiri ILCAN, Dr. Novizar Nazir beserta para pengurus. Pemilihan Ketua ILCAN ini sudah dilakukan sebelumnya dan dikukuhkan di Kongress ILCAN yang beriringan dengan acara The 3rd International Conference on Life Cycle Assesment 2018 pada 23 Oktober 2018. “Terimakasih atas dukungan Bapak Ibu selama ini, “ terang Edi memulai sambutan. “Semoga di bawah pimpinan ketua yang baru, ILCAN dapat semakin memperkuat peranannya dalam memperkuat jaringan riset dan aplikasi LCA di Indonesia” imbuhnya. Sejak berdiri dan di bawah kepemimpinan Edi, ILCAN telah menorehkan sejumlah kemajuan yang signifikan, seperti masuknya ILCAN ke dalam peta LCA internasional yang dibangun UNEP, digelarnya seminar tahunan LCA nasional dan internasional serta hadirnya IJoLCAS, sebuah jurnal LCA pertama di Indonesia yang diterbitkan bersama (co-publishing) LIPI. Di samping itu, bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ILCAN turut merintis adopsi ISO 14040/44 terkait LCA ke dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam kurun waktu 4 tahun tersebut, yang mendaftar sebagai anggota ILCAN juga semakin bertambah hingga lebih dari 125 orang. “Mudah-mudahan ILCAN akan semakin berkembang dan menjaga asas ilmiah, netralitas dan manfaat bagi semua, “ papar Novizar mengungkapkan pesannya. Sebagai nakhoda baru, Kiman yang juga salah seorang pendiri ILCAN juga menyampaikan terimakasih atas amanah diberikan. “Mohon dukungan dan kerjasama Bapak Ibu semua semoga kita bersama dapat membawa ILCAN menjadi semakin...

ILCAN-UI-LIPI Gelar The 3rd ICSoLCA 2018 yang Diikuti Lebih Dari 300 Orang

[Berita P2 Kimia, Jakarta] Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) bersama  dengan Indonesian Life Cycle Assessment Network (ILCAN) dan Pusat Penelitian Kimia (P2 Kimia) LIPI menggelar The 3rd International Conference Series on Life Cycle Assessment (ICSoLCA) 2018.  Bertempat di Perpustakan Nasional Republik Indonesia Jakarta, acara berlangsung pada 23 – 25 Oktober 2018. ICSoLCA merupakan even rutin yang digelar oleh ILCAN bekerjasama dengan mitranya. Pertemuan pertama diselenggarakan pada tahun 2015 di Puspiptek, Serpong. Pertemuan kedua tahun 2016 dilaksanakan di Universitas Pelita Harapan Karawaci. SIL UI menjadi tuan rumah konferensi yang ketiga ini dan menjadi universitas pertama di dunia yang berinisiatif menggelar konferensi internasional dengan mengombinasikan metode LCA dengan SDG. Turut hadir dalam pembukaan acara, Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan (Dr. Emil Budianto) dan Ketua Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, SIL UI (Dr. Hayati Sari Hasibuan). Di samping itu, hadir juga mitra pendukung seperti Ketua ILCAN (Dr. Edi Iswanto Wiloso) dan Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI  (Dr. Eng. Agus Haryono). “Konferensi kali ini mengambil tema life cycle assessment (LCA) as a metric to achieve Sustainability Development Goals (SDG),“ terang Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan, Dr. Emil Budianto saat memberikan sambutannya. “SDG, atau tujuan pembangunan berkelanjutan, merupakan komitmen global dibawah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), dimana Indonesia juga termasuk di dalamnya,“ lanjutnya. Perhelatan ICSOLCA kali ini berhasil mengumpulkan lebih dari 200 artikel yang akan dipresentasikan secara lisan dan poster. Di samping itu hadir pula para peserta non pemakalah sehingga total peserta lebih dari 300 orang. Para peserta berasal dari universitas, lembaga penelitian dan industri, baik dari dalam dan luar negeri. Peserta dari luar negeri diantaranya berasal dari Amerika, Australia, Belanda, Jepang, Jerman, Prancis dan Sri...

Kriteria Baru Proper: Penilaian Daur Hidup/ Life Cycle Assessment (LCA)

Jakarta, 14 September 2018. Sekretariat PROPER Ditjen PPKL KLHK tahun ini menambahkan kriteria baru dalam penilaian PROPER. Kriteria baru tersebut adalah Penilaian Daur Hidup atau yang lebih dikenal dengan istilah Life Cycle Assesment (LCA). Penambahan kriteria ini diberlakukan setelah revisi Peraturan Menteri LH Nomor 3 Tahun 2014 tentang PROPER terbit. Salah satu kriteria penilaian yang dikembangkan oleh KLHK untuk aspek lebih dari ketaatan yaitu penerapan Penilaian Daur Hidup (LCA). Penerapan penilaian daur hidup (LCA) ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menghitung keberlanjutan penggunaan sumber daya alam, pembuangan pada lingkungan, serta mengevaluasi dan menerapkan kemungkinan perbaikan lingkungan. Penilaian Daur Hidup Life Cycle Assessement (LCA) mengikuti kerangka perspektif SNI ISO 14040:2016 tentang Manajemen Lingkungan-Penilaian Daur Hidup-Prinsip dan Kerangka Kerja SNI ISO 14044: 2016 tentang Manajemen Lingkungan – Penilaian Daur Hidup – Persyaratan dan Panduan. Salah satu aspek Penilaian Daur Hidup (LCA) dalam PROPER yaitu (1) perusahaan dapat menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan LCA; (2) mempunyai personal yang memiliki kompetensi dan sertifikasi. Berkaitan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan telah melaksanakan focus group discussion bersama dengan Tim Ahli dari berbagai Perguruan Tinggi serta ILCAN (Indonesian Life Cycle Assessment Network) untuk mempersiapkan penerapan LCA menjadi kriteria PROPER serta materi muatan bimbingan teknis penilaian daur hidup. Berikut Tim Ahli yang membahas mengenai kriteria LCA tersebut. Dr. Edi Iswanto Wiloso, LIPI/ILCAN Dr. Jessica Hanafi, ILCAN (Indonesian Life Cycle Assessment Network) Dr. Kiman Siregar, Departemen Teknik Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh/ILCAN Dr. Ir. Rachmat Boedisantoso, MT, Departemen Teknik Lingkungan ITS Ir. Winardi Dwi Nugraha, M.si, Departemen Teknik Lingkungan UNDIP Dr. Ellyna Chairani, ILCAN (Indonesian Life Cycle Assessment Network) Maria Anityasari  PhD, Departemen Teknik Industri ITS Pertiwi Andarani...

Upcoming events

The 3rd ILCAN Conference Series on Life Cycle Assessment (ICSOLCA) 2018

The 3rd ILCAN Conference Series on Life Cycle Assessment (ICSOLCA) 2018 The ILCAN Conference Series on Life Cycle Assessment is the leading forum bringing together academia, graduate scholars, practitioners working in industry, government and public institutions in the domain of life cycle assessment, sustainability and circular economy. This event, hosted by University of Indonesia and supported by ILCAN and Research Center for Chemistry LIPI, will take place on 24-25 October 2018 at University of Indonesia, Jakarta (Salemba) Campus. For further detail, please visit...
Translate »