Call for Book Chapter: Penerapan LCA di Indonesia di Era Industri 4.0

Indonesian Life Cycle Asessment Network (ILCAN) mengundang Bapak/Ibu dari akademik, peneliti, pemerintah, praktisi dari perusahaan untuk berkontribusi dalam penulisan Chapter Book. Buku ini untuk mewadahi knowledge sharing seputar Implementasi LCA di Perusahaan Pada Era Industri 4.0 oleh para pihak yang terdiri dari Academic, Businessman, Government dan Society (ABG-S). JUDUL BUKU “Peran Penerapan Life Cycle Asessment (LCA) di Indonesia pada Era Industri 4.0” SINOPSIS Industri 4.0 adalah dimana otomasi dan pertukaran data diterapkan secara otomatis pada pabrik dengan menggunakan sistem siber-fisik dengan teknologi IoT, komputasi awan, dan implementasi kecerdasan buatan. Industri 4.0 memiliki tujuan meningkatkan efisiensi dan perbaikan kinerja pada industri. Perbaikan kinerja berupa menurunnya dampak lingkungan juga menjadi salah satu tujuan dari Industri 4.0. Salah satu cara untuk mengukur dampak lingkungan secara total adalah dengan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). LCA merupakan metode kuantitatif yang tertuang dalam SNI ISO 14040 ; 2016 dan SNI ISO 14044 : 2017 sebagai panduan pengendalian lingkungan. LCA telah diakui secara global melalui standar ini yang menjadikan metode ini memiliki peranan penting dalam Industri 4.0. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diperlukan sebuah diskusi terhadap situasi saat ini dan tinjauan kedepan terhadap penerapan LCA pada Industri 4.0 di Indonesia. Apalagi saat ini LCA sudah dan akan diimplementasikan pada kriteria penilai peringkat perusahaan (PROPER) pada Sekretariat PROPER/ Direkturat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Ditjen PPKL KLHK RI). Salah satu peraturan yang sudah dikeluarkan untuk implementasi LCA di PROPER adalah Perditjen PPKL Nomor: P.14/PPKL/ SET/ DIK.0/9/2018. Selengkapnya: http://www.ilcan.or.id/sci-database/call-book-chapter/  ...

ILCAN Webinar Series on Life Cycle Assessment (IWebSoLCA) seri-2

  IWebSoLCA ke-2 kembali hadir untuk membagikan pengetahuan terkait LCA. Kali ini akan fokus pada “System Boundary in LCA: penyamaan persepsi gate-to-gate dan cradle-to-gate“. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada: 🗓: Senin, 18 Mei 2020 🕣: 13:00 – 15:00 WIB 🏬: Zoom Meeting Pemateri: 1. Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc (Sekretaris PROPER KLHK) 2. Dr. Edi Iswanto Wiloso (PPKMI-LIPI/Pembina-ILCAN) Moderator : _Arief A.R. Setiawan, M.Eng (PPKMI-LIPI/ILCAN)_ Pelaksana: *#Indonesian Life Cycle Assessment Network (ILCAN)* *#PROPER, Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK)* Form Registrasi : https://bit.ly/registrasi_iwebsolca Kontak Kami #FB : https://www.facebook.com/ilcan.ilcan.35 Website : www.ilcan.or.id #IG : https://instagram.com/ilcan.official?igshid=puyxsksm5a2i  #Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCBtpjg8jBjXT2dQyKc97xLw Salam,...

Webinar Pertama, ILCAN Update Aplikasi LCA untuk PROPER

  [Berita ILCAN, Bogor] Sebagaimana yang telah diagendakan sebelumnya, ILCAN menggelar webinar pertama secara online. Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang disebut ILCAN Webinar Series on Life Cycle Assessment (IWebSoLCA). Menggunakan fitur Google Meeting, webinar diikuti lebih dari 200 orang dari organisasi pemerintah, akademisi, industri dan komunitas umum. Dalam acara pertama ini, dihadirkan pembicara dari ILCAN dan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Kami menyambut baik webinar ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung implementasi LCA di Indonesia”, terang Dr. Edi Iswanto Wiloso, pembina ILCAN. “Terima kasih kepada mitra kami dari KLHK, para pembicara dan peserta atas antusiasme-nya. Semoga Bapak Ibu dapat ikut berpartisipasi mengisi acara webinar ini selanjutnya,“ imbuh peneliti LCA di Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi (P2KMI) LIPI ini. Edi lalu menuturkan peran strategis dan posisi independensi ILCAN dalam mendorong pemanfaatan LCA di berbagai bidang, termasuk program PROPER KLHK. Acara terbagi dalam 2 sesi yang dimoderatori Dr. Supriyanto dari Institut Pertanian Bogor. Sesi pertama disampaikan oleh sekretariat PROPER, Fitri Harwati, S.Si., MAS, Kabag. Hukum dan Kerja sama Teknik Setditjen PPKL – KLHK. Dalam presentasinya, Fitri menyampaikan “Update Status Kriteria Penilaian Daur Hidup (LCA) pada PROPER. “Hasil evaluasi lingkungan program PROPER terhadap perusahaan terbagi dalam 5 kategori. Berturut-turut mulai dari paling atas: emas, hijau, biru, merah dan hitam,” ungkap Fitri. “Penilaian PROPER terdiri dari sejumlah pilar, dan LCA telah diprogramkan menjadi bagian penilaian, dimulai dari kategori emas dan hijau,” lanjutnya. Ketua umum ILCAN, Dr. Kiman Siregar, menjadi pembicara berikutnya dengan judul “Manfaat Implementasi LCA pada Optimalisasi Proses Produksi Produk di Perusahaan”. Dalam presentasinya, Kiman memaparkan sepintas...

Tetap Produktif dari Rumah, ILCAN Luncurkan Webinar LCA Bersama KLHK

[Berita ILCAN, Tangerang Selatan] Di tengah pandemi Corona saat ini, para pegiat akademik, peneliti, karyawan industri dan masyarakat berusaha tetap produktif meskipun di rumah saja. Salah satunya dengan aktif mengikuti kursus, seminar atau workshop online. Mencermati antusiasme tersebut, ILCAN berusaha untuk turut andil berkontribusi menjaga produktivitas dengan menyelenggarakan webinar. Dalam suasana Covid-19 ini ILCAN meluncurkan program ILCAN Webinar Series on Life Cycle Assessment (IWebSoLCA). “Dalam suasana Pandemik Corona ini, webinar ini diselenggarakan dengan tujuan agar sesama komunitas LCA tetap dapat saling sharing & up date dari berbagai pihak baik dari government, pelaku industri, dan akademik/expert LCA, ” terang Dr. Kiman Siregar, Ketua Umum ILCAN. Webinar pertama akan dimulai 29 April 2020 yang mengusung topik LCA. Direncanakan, pembicara pertama adalah Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc., Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sementara pembicara kedua adalah Dr. Kiman Siregar, yang juga merupakan dosen Universitas Syiah Kuala. Webinar akan dimulai pada pukul 16.00 WIB – 17.50 WIB. “Webinar ini tidak harus terkait LCA, tapi juga sustainability metrik lainnya, ” ujar Dr.Ir. Edi Iswanto Wiloso, pembina ILCAN. “ILCAN juga mengundang para pemerhati isu sustainability untuk dapat berkontribusi menjadi pembicara di webinar berikutnya, ” imbuhnya. Pendaftaran webinar pertama dapat mengklik link ini. Informasi dan kontak lebih lanjut dapat melihat leaflet...

Tim Teknis ILCAN Lanjutkan Rancangan Database Inventori LCA Indonesia

  [Berita ILCAN, Bogor] Ketua Umum ILCAN, Dr. Kiman Siregar, mengundang tim teknis pengembangan database inventori LCA bertemu di Bogor. Bertempat di Taman Koleksi IPB pada hari Ahad (26 Januari 2020), pertemuan ini merupakan lanjutan dari sejumlah diskusi tahun sebelumnya. Tim teknis yang diundang beranggotakan sekitar 10 orang guna mendiskusikan lebih lanjut upaya pengembangan database. “Pengembangan Database Inventori LCA dirasakan semakin krusial karena sudah banyak pihak yang membutuhkannya, “ papar Kiman saat membuka pertemuan. “Beberapa pihak seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian, sejumlah sektor industri bahkan institusi luar negeri sudah siap mendukung pengembangan database ini, “ ujar pria yang juga merupakan dosen Universitas Syiah Kuala ini. Kiman melanjutkan, dalam waktu dekat Tim Database IDN LCI ILCAN akan memaparkan draft database yg sudah dibuat dengan Ditjen PPKL KLHK / Sekretariat PROPER untuk selanjutnya dijalin kerjasama dan MoU guna pengembangan database LCA di Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri anggota tim yang berasal dari lintas instansi yang berafiliasi dengan ILCAN, seperti Universitas Syiah Kuala, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Institut Pertanian Bogor. Anggota tim juga memiliki kepakaran lintas disiplin, seperti teknik pertanian, lingkungan, teknik informatika, sistem energi dan teknik industri. Dalam pertemuan dibahas  kemajuan pengembangan database. Model demo website database telah dibangun dan dapat diakses secara terbatas melalui http://www.lcaindonesia.com Di samping itu juga didiskusikan beberapa isu terkini, seperti standar input dan laporan database, metode pengumpulan data, bahasa pemrograman untuk pengembangan website database, kompatibilitas database untuk mendukung platform internasional serta rencana kerjasama lintas organisasi dan kementerian di Indonesia.     Pada akhirnya, setelah Database IDN LCI ini berjalan, ILCAN juga mempunyai program untuk mewujudkannya dalam bentuk software...
Page 1 of 912345...Last »
Translate »